Perkembangan teknologi konektivitas terus melampaui batas ruang dan waktu, membuka jalan menuju dunia yang semakin terhubung. Hal ini menjadi fokus utama dalam kegiatan Visiting Professor yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Mengusung tema “The Invisible Threads: Navigating Future Connectivity from 6G to Zigbee”, kegiatan ini menghadirkan akademisi internasional dari Universiti Malaysia Perlis dan Universiti Sultan Zainal Abidin yang berbagi wawasan mengenai evolusi teknologi jaringan masa depan.
Dalam sesi pemaparan, para narasumber membahas perkembangan teknologi komunikasi mulai dari pengembangan jaringan 6G yang digadang-gadang akan menghadirkan konektivitas super cepat dan berbasis kecerdasan buatan, hingga pemanfaatan teknologi Zigbee sebagai solusi komunikasi perangkat pintar yang hemat energi dan efisien.
Diskusi yang berlangsung interaktif ini membuka perspektif baru bagi dosen dan mahasiswa dalam memahami tantangan serta peluang teknologi komunikasi di era digital. Selain memperluas wawasan akademik, kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran ide dan pengalaman antara akademisi Indonesia dan Malaysia.
Kegiatan Visiting Professor tersebut menjadi bukti komitmen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dalam memperkuat kolaborasi internasional serta meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang teknologi informasi.
