Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FIKTI UMSU) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui kegiatan Cultural Exchange bersama Temasek Polytechnic Singapore. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 10 November 2025 dan bertempat di Aula FEB UMSU.
Acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa UMSU dan Temasek Polytechnic untuk saling mengenal lebih dekat, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga budaya dan cara pandang. Melalui kegiatan pertukaran budaya ini, mahasiswa didorong untuk lebih terbuka terhadap keberagaman serta memiliki wawasan global yang dibutuhkan di era modern.
Berbagai aktivitas interaktif seperti presentasi budaya, diskusi kelompok, game kolaboratif, hingga sesi tanya jawab berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Mahasiswa FIKTI UMSU berkesempatan memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya Sumatera Utara, mulai dari bahasa, makanan khas, hingga tradisi lokal. Sebaliknya, mahasiswa Temasek Polytechnic juga berbagi cerita mengenai kehidupan kampus, budaya, dan kebiasaan di Singapura.
Kegiatan Cultural Exchange ini bukan hanya menjadi ajang temu budaya, tetapi juga menjadi pijakan awal untuk menjajaki peluang kerja sama akademik yang lebih luas di masa depan. Melalui interaksi lintas negara, mahasiswa belajar membangun jejaring, meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi internasional, sekaligus memahami pentingnya toleransi dan sikap saling menghargai.
Sebagai fakultas yang bergerak di bidang ilmu komputer dan teknologi informasi, FIKTI UMSU menyadari bahwa kompetensi global tidak hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga dari kecakapan sosial dan budaya. Oleh karena itu, program seperti Cultural Exchange menjadi bagian penting dalam mendukung visi FIKTI UMSU untuk mencetak lulusan yang unggul dalam ilmu, berwawasan global, dan berkarakter inklusif.
Melalui kegiatan ini, FIKTI UMSU berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk aktif dalam program internasional, baik dalam bentuk pertukaran budaya, kolaborasi riset, maupun kerja sama akademik lainnya di tingkat regional dan global.