1. Python
Sering kita tau bahwa bahasa pemograman python adalah pemograman paling luas dalam menyelesaikan masalah dan pemograman yang sering digunakan dalam hacking. Bahasa python ini bisa digunakan untuk exploit karena menawarkan fitur fleksibilitas yang lebih luas. Exploit adalah serangan kode dengan tujuan untuk mencari potensi kelemahan komputer yang dituju.
2. C
Ternyata bahasa c juga bisa digunakan untuk berbagai aktivitas hacking, sperti keyloggers dan reverse engineering. eylogger (Keystroke logger) merupakan metode yang kerap disalahgunakan untuk meretas account sosmed maupun untuk meretas pc dan data berarti yang terdapat di dalamnya, bisa saja data informasi pribadi mu hendak diperjual belikan di pasar gelap untuk keperluan jahat mereka seperti menipu maupun meminjam duit ke fintech dengan mengenakan data pribadi tadi beserta gambar KTP yang ada di dalam akunnya, untuk itu dalam tulisan kali ini saya akan menarangkan apa itu keylogger serta phissing yang nantinya ilmu ini akan berguna untuk senantiasa berwaspada terhadap kejahatan di dunia maya( cyber crime). Sedangkan Reverse Engineering (RE) adalah sebuah proses dalam bidang manufacturing yang bertujuan untuk mereproduksi atau membuat ulang model yang sudah ada baik (komponen, sub asembly, atau produk) tanpa mengunakkan data-data dokumen desain atau gambar kerja yang sudah ada.
3. Java Script
Java Script sebagai salah satu bahasa pemograman yang digunakan untuk membangun web. Nah gak jauh-jauh dari definisinya , didunia hacking-an ,bahasa ini berguna untuk meretas web
4. SQL
Sql adalah bahasa yang digunakan untuk mengakases database. Untuk melancarkan aksi peretasan pada sistem databse, tentunya pasti bahasa ini sering digunakan sehari-hari. salah satu tekniknya adalah sql injection , yaitu teknik eksploitasi web dengan memodifikasi perintah SQL.
