Sejarah Bahasa Pemrograman Kotlin
Bahasa Pemrograman Kotlin pertama kali dirilis pada Juli 2011 dan dikembangkan selama satu tahun oleh Dmitry Jemerov, bersama dengan Svetlana Isakova, yang juga dikenal sebagai penulis buku “Kotlin in Action.”
Nama “Kotlin” sendiri diambil dari pulau Kotlin yang berdekatan dengan St. Petersburg, Rusia. Versi awal, Kotlin 1.0, diperkenalkan pada Februari 2016 dan sejak itu telah berkembang menjadi versi 1.30.70. Menariknya, Kotlin menjadi bahasa pemrograman ketiga yang didukung oleh platform Android setelah Java dan C++.
Sejak rilis versi 1.3 pada September 2018, Kotlin menggunakan dua ekstensi file, yakni .kt dan .kts. Saat ini, JetBrains adalah pengembang utama Kotlin, yang juga menciptakan berbagai tools pemrograman seperti IDE. Google juga telah mengadopsi Kotlin untuk pengembangan aplikasi Android melalui Android Studio.
Kegunaan Bahasa Pemrograman Kotlin
-
Bahasa pemrograman resmi untuk pengembangan aplikasi Android. Dukungan resmi dari Google membuat Kotlin menjadi pilihan yang populer bagi para pengembang Android. Kotlin dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android dari yang sederhana hingga yang kompleks.
-
Dapat berinteraksi dengan kode Java secara langsung. Ini berarti Anda dapat menggunakan kode Kotlin dalam proyek Java yang sudah ada atau sebaliknya. Hal ini memudahkan migrasi dari Java ke Kotlin atau sebaliknya tanpa harus mengubah seluruh kode.
-
Memiliki sintaks yang lebih ringkas dan ekspresif dibandingkan dengan Java. Hal ini memungkinkan Anda menulis kode dengan lebih sedikit baris dan lebih mudah dibaca. Kotlin juga memiliki fitur-fitur seperti null safety, lambdas, extension functions, dan banyak lagi yang dapat meningkatkan produktivitas pengembangan.
-
Kotlin dirancang dengan fokus pada keamanan dan stabilitas. Fitur-fitur seperti null safety dan tipe data yang ketat membantu menghindari kesalahan umum seperti NullPointerException. Kotlin juga memiliki sistem tipe yang kuat untuk mencegah kesalahan tipe data saat kompilasi.
-
Digunakan untuk mengembangkan aplikasi tidak hanya untuk Android, tetapi juga untuk platform lain seperti iOS, web, dan sistem tertanam. Dengan menggunakan Kotlin, Anda dapat berbagi logika bisnis antara platform dengan menggunakan kode yang sama atau berbagi modul antara proyek-proyek yang berbeda.
-
Memiliki komunitas pengembang yang aktif dan berkembang pesat. Banyak perusahaan besar seperti Google, Netflix, Pinterest, dan banyak lagi yang menggunakan Kotlin dalam proyek-proyek mereka. Dukungan dari komunitas dan perusahaan ini memastikan bahwa Kotlin terus berkembang dan mendapatkan pembaruan serta dukungan yang baik
Kenapa Kita Harus Mempelajari Bahasa Pemrograman Kotlin
-
Punya Ekosistem yang Matang
Bahasa Pemrograman Kotlin telah melewati tahapan pengembangan yang panjang sebelum mencapai versi stabil 1.0 pada tahun 2016. Keberhasilan ini menjadikan Kotlin sebagai bahasa pemrograman yang matang dan dapat diandalkan dalam pengembangan perangkat lunak.
-
Sudah Terintegrasi dengan Android Studio
Bahasa Pemrograman Kotlin, dikembangkan oleh JetBrains, perusahaan yang juga merilis IntelliJ, bahasa asal dari Android Studio. Integrasi yang baik antara Kotlin dan Android Studio membuatnya menjadi pilihan yang nyaman untuk pengembangan aplikasi Android.
-
Terbebas dari Nullpointerexception
Bahasa Pemrograman Kotlin menawarkan solusi terhadap masalah umum yang sering dihadapi oleh pengembang Android dengan mengurangi kemungkinan terjadinya Nullpointerexception (NPE). Keamanan ini membantu mencegah crash aplikasi yang disebabkan oleh NPE.
-
Kotlin Bukan Hanya di Android Saja
Meskipun Kotlin populer di platform Android, bahasa ini tidak terbatas pada lingkungan tersebut. Kotlin dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi iOS dan juga dapat digunakan untuk menulis kode JavaScript melalui Kotlin JS.
-
Perusahaan Sudah Mulai Melirik Kotlin
Banyak perusahaan besar telah melirik Kotlin sebagai pilihan untuk pengembangan perangkat lunak mereka. Contohnya, Gojek telah mengimplementasikan Kotlin di proyek Java yang sudah ada, dan tren ini diikuti oleh perusahaan besar lainnya.
Contoh Program Sederhana Bahasa Pemrograman Kotlin
fun main() {
val sisi = 5
val luas = sisi * sisi
println(“Luas persegi dengan sisi $sisi adalah $luas”)
}
Program di atas akan menghitung luas persegi dengan menggunakan rumus `sisi * sisi`. Variabel `sisi` memiliki nilai 5, dan hasil perhitungan luas akan disimpan dalam variabel `luas`. Kemudian, program akan mencetak pesan yang berisi nilai sisi dan luas persegi.
